Saturday, September 29, 2007

The Importance of going to church, and GOD

Hmm...
My friend asked me this
"WHY...do we need to go to church? Isn't GOD everywhere? Its enough if we communicate with Him at home, right??"

And then I paused...

Hmm...
She was right in one way, GOD is everywhere...
GOD can listen to us when we communicate with Him at home, or whenever we want to communicate with Him.

BUT!

Can you...listen to Him...?

Helloo??
Where else can YOU hear His Voice, besides from His anointed ones?

We go to church, because we crave for His words...
We go to church, because we wish to seek His advice...
We go to church, because we wish to seek His presence...
For in the bible, theres a saying "when two or more people get together, there I will present Myself".
and most of all...
We go to church, because we wish to complete ourself with God's armaments so that we can be strong against temptations.
The other thing is that, we come to church to worship, not because we should...but because we wish to...

Many people may not understand this...

For what have happened in their life...
God's Grace have never reached their heart, for they have closed their heart for what had happened in their past.
For those people, please just give Him a try...

YOU have lived your life just the way it is, it wouldn't hurt to give GOD have a try on you.

For those who seek redemption, I want to tell you...
"HE is a forgiving GOD"
Not only HE will forgive anything that you have done, He will also redeem your sins whatever you are. AS LONG, that you PROMISE to Him that (this is important, pay attention...)
YOU WILL NEVER DO IT AGAIN
Now, you will probable have doubts about this...You may think that "oh, what if I might do it again, Im still human..."
RELAX, you are not GOD. As long that you put His words in your heart, You shall gain His strength to fight against your Temptation and be responsible to Him and to your fellow human, For that will help you fight against the Devil's whisper as well.


For those who wish to return to Him, DO IT NOW!
For it is not you who seek to return to Him, but it is Him that longs for you to return.
He have prepared everything for your return...Welcoming party, foods, drinks, He even give you a bigger room in His house.
WHY??
"Why is He doing all this for me?" you asked...
Because...
You are His child...
You have gone astray, and now you are back...
Of course any father would be happy to have his prodigal son back...
"NO!" you said? "My father is not like that..."
Hallelujah!! For our GOD is a Heavenly Father.
for He is nothing like what the world had offered, and now is your chance to feel what you have never felt as a son in Him.

Whoever and wherever you are,
Whatever and however you have sinned,
Whenever and whomever you have hurt,
If you have a Heart that seek Him, even just a little...
Don't let it fades away...for He shall never put off a dimmed light
but He will give you Eternal Flame, His Flame...

Amen...

Tuesday, September 25, 2007

What a beautiful day...

26 Sept 2007, Wednesday
Cuaca: Cerah berangin...

Hai semua...
Gila hari ini gue seneng banget...Kenapa? Coz gue kaga kerja...
Mo ngurusin Tax Return sama masukin duit ke Bank...(alesan, padahal mo kasi surprise, temenin yang lagi libur, tuh si...itu). Ahahahahaha...

Tp pas gue sampe disini...Diomelin...
n disuru pulang lagi XP~
Ehehehe.

Its true sih, kadang kita pengen romantis, tapi malah melupakan tanggung jawab yang lain...
Tapi, bukannya idenya Romantis itu, adalah pengorbanan dari hal yang penting ya? Jadi rada bingung...Ehehe.

But then again, tergantung orangnya juga sih...Dia anggap pengorbanan kita itu sebagai sesuatu yang romantis, ato bodoh...Abis, romantis juga cenderung ke kebodohan sih...

Jadi konklusinya apa ya?
Romantis = bodoh???
May be thats the idea in the first place...To be dumb inspite what you normally dont, to be humble and put yourself on the lowest level just to make the opposite sex feel appriciated and be on the higher level then you.

Yah, tapi its all good lah...Shes happy, thats what matters most.

Sampe disini dulu deh kali ini,
I'll see u all soon!!
God Bless...

by Rico Surjadi

Saturday, September 22, 2007

Bicentennial Man...Perfection that longs for Imperfection

Hari ini gue nonton film Bicentennial Man untuk yang ke 2 kali... Bener2 bagus sekali ini film...Didalamnya terkandung makna makna yang benar benar dalam dan menyentuh sekali...

Sebelom lanjut, gue cuma pengen menekankan kalo blog ini mengandung '
spoiller' yang sangat dalam. Kalo emang belom nonton, disarankan untuk menontonnya dahulu.

Inti cerita film ini adalah dimana seorang, atau bisa dibilang sebuah benda yang dapat hidup selamanya menginginkan untuk hidup sementara tetapi mempunyai hidup yang 'penuh'.

Dibintangi oleh Robin Willilam, yang memang sudah dikenal sebagai aktor kawakan yang telah membintangi banyak film bernama. Diikuti oleh aktor yang tidak kalah keren, Sam Neal yang lebih dikenal dalam film Jurassic Park sebagai Dr. Grant.

Film yang diproduksi pada tahun dimana sedang merebaknya millenium bug (1999) ini, menceritakan seorang robot bernama Andrew. Bagaimana dia menjalani hidup mulai dari dia di produksi, melayani sebuah keluarga dimana dia pertama tama tidak disegani, tetapi lama kelamaan mulai diterima oleh anggotanya yang paling kecil.

Andrew adalah sebuah robot yang unik, unik karena secara tidak sengaja Andrew adalah sebuah robot yang mempunyai intelegensi dan perasaan. Diceritakan disini Andrew menjalani hidupnya, mulai dari yang tidak mengerti hal kecil seperti "kapan dan gimana mengatakan 'goodbye' " sampai mengerti perasaan mencintai. Mulai dari belajar mengeluarkan lelucon lelucon, sampai merasakan pedihnya kehilangan, yang dimulai dari majikannya sendiri yang sudaha seperti seorang ayah.

Seperti layaknya pinocch
io, Andrew ingin 'menjadi' seorang manusia. Seseorang yang dapat merasa nyata yang mendapatkan kebebasan dalam melakukan yang selayaknya manusia perbuat. Andrew mencari jati dirinya, mengejar apa yang dia ingini walau sepertinya mustahil bagi sebuah robot untuk menjadi manusia. Lalu dimana dia sudah ditinggal bebrapa orang yang sangat disayangi, Andrew berusaha membuat manusia menjadi 'kekal' seperti dirinya yang memang tidak dapat mati karena usia. Lalu dia berhasil membuat design organ organ vital buatan untuk manusia dan dibantu oleh temannya yang seorang dokter biomechanical.

Yang benar2 membuat gue merasa
sedih dan...iri tuh, pada saat terakhir... Dimana sebuah robot saja, yang sebenarnya tidak layak memiliki 'hidup', tetapi pada akhirnya dapat memiliki hidup yang 'penuh'. Memiliki apa yang dia inginkan (kasih sayang), dimana gue sebagai manusia merasa tidak mampu untuk mendapatkan cinta dari seseorang yang gue bener2 sayangi..

Memang sih ini cuma sebuah film, tetapi alangkah baik...kalo gue bisa se'
beruntung' Andrew... Alangkah bahagia, di dalam hidup gue yang pendek ini, mendapatkan apa yang gue mau. Gue tau Andrew pun berusaha keras untuk menjadi apa yang dia mau, mendapatkan apa yang dia dambakan. Inilah juga yang sepertinya menjadi motivasi gue buat mencoba, dan terus mengejar impian gue. Tentunya juga berdoa dan beriman. Biar setidaknya gue ga hidup selama Andrew (200 tahun), tetapi pada akhirnya dapat mati disamping orang yang gue sayangi sepenuh hati.

Yang gue juga dapat disini juga adalah...Pada saat Sam Neal, selaku kepala keluarga dan ayah ingin mengembangkan Andrew dan juga melarang Andrew di 'bener-in' menjadi layaknya robot biasa. Andrew diajarkan perlahan lahan, sehingga Andrew dapat menjadi robot yang berkembang dan berbuah. Bukankah Allah juga begitu? Dia menciptakan kita, bukanlah sebagai robot yang karena Dia ingin manusia itu menjadi 'manusia' bukanlah robot yang kaku dan bergerak hanya dengan apa yang Dia mau. Sebab itulah kita diberikan "free will", sekaligus juga Dia membimbing kita supaya kita mau diubah menjadi lebih perfect. Prilaku Andrew yang haus akan bimbingan Ayah nya benar benar pantas kita tiru sebagai anak anak Allah. Yang juga kita memang tahu di dalam bimbingan Tuhan, kita dapat berkembang dan berbuah.

Jadi...yang pengen gue sampein di message ke dua ini, ayo lah kita tetap haus akan bimbingan-Nya, janganlah kita malas dan menyerah di tengah jalan...Masa kita mau kalah sama robot yang hanya sebuah mesin? Memang sih Tuhan bisa bikin kita menjadi perfect dari semula, sempurna layaknya sebuah robot...Tetapi, bukankah kita beruntung karena Tuhan ingin kita seperti ini, karena Dia memang 'menyayangi' kita dan ingin kita dengan sendirinya 'menyayangi' Dia balik tanpa paksaan dari Dia. Sama seperti misalnya kita, mengajarkan anak kita 'cinta' tetapi tidak memaksa dia untuk mencintai melainkan hanya berharap kalau anak kita itu dengan sendirinya 'mencintai' kita. Betapa senangnya kan kalau anak kita berinisiatif menyayangi kita tanpa paksaan dari diri kita?

Semoga pesan ini dapat memberkati semua yang uda menyediakan waktu dan perhatian untuk membaca curahan hati gue ini...

Dalam nama Yesus, Amin

Friday, September 7, 2007

Pertolongan Dia tidak pernah terlambat, hanya kita kadang menolak...

Ada cerita begini...

Sebuah kota terkena serangan tsunami, dan ada 1 orang yang selamat.
Dia berenang dan memanjat di genting sebuah rumah.
Air terus menerus naik...lalu 1 jam kemudian, air sudah sampai selutut.
Lalu orang ini berdoa...

"Ya Tuhan...tolong selamatkan saya!"

Lalu tidak lama kemudian, sebuah kapal pesiar yang selamat datang, lalu awak kapal tersebut berteriak "HOOI!! Ayo naik!!!"

Tetapi orang itu berkata

"TIDAK!! Tuhan akan menolongku..."

Lalu kapal tersebut pergi...

2 jam kemudian, air sudah sampai se pinggang...
Lagi2 orang itu panik dan berdoa lagi lebih keras..

"Tuhan, maafkan dosa dosa saya, tolonglah saya!!"

beberapa saat kemudian, sebuah pesawat capung melewati daerah itu dan orang di pesawat pun menawarkan bantuan.

"Woooi!! Ayo naik!!"

Tetapi dia tetap beriman dan terus percaya Tuhan akan menolong dia.

"TIDAK, terima kasih!! Tuhan akan menolong saya!!"

Maka pesawat itupun pergi....

3 jam kemudian, airpun sudah naik sampai se perut...
Lalu dia berdoa lagi kepada Tuhan...

"Ya Tuhanku, selamatkanlah akuu...!!"

Lagi2 tidak lama kemudian, datanglah sebuah kanoe yang benar2 cukup untuk 1 orang lagi...
Orang di kanoe berkata

"AYOO!! masih ada 1 tempat nih!! naik buruan...!!"

Tetapi orang itu tetap kekeh...

"Terima kasih...tetapi Tuhan akan menolongku!!"

Lalu kanoe itu pergi...

Lalu sekitar 2 jam kemudian...air bah pun melahap orang itu...lalu dia mati dan naik ke atas...

Sesampainya di atas, dia ketemu Tuhan...Lalu dia berkata

"Tuhan, koq ga nolongin saya sih...?"

Tuhan dengan funkynya bilang

"Lha, orang tadi Gue dah kirim 3 kapal buat nolongin lu, lu ga terima..."

Yang mo gue bagiin disini...
Bahwa...Pertolongan Tuhan tidaklah pernah terlambat...
Kadang kita yang secara sengaja ataupun tidak, menolak pertolongan itu...
Contoh:

"Wah...dia bukan Kristen...ngapain mao ditolong dia, pasti bukan dari Tuhan"
or...
"Masa sih ini dari Tuhan, tapi gue ga mao yang kayak gini"

Tuhan dapat memberikan pertolonganNya melalui apapun, siapapun...
Mo dia anak2-Nya atau bukan...Bisa juga dari binatang atau benda2 sekitar...
Gimana cara kita tau kalo itu dari Tuhan? Simple...

Dekatlah dengan-Nya maka kau akan mengenal suara-Nya

Janganlah meminta tolong hanya dalam kebutuhan...
Janganlah kau membutuhkan Dia disaat kekurangan...
Maka kau akan tau itu Dia...
Apakah kau tau suara Yayangmu di tlp?
Begitulah juga kita dengan Tuhan...

Ada lagi yang Tuhan memberikan pertolongan...
Tetapi kita kadang kala menolak, sebab bukan seperti itulah pertolongan yang kita mau...
Kita menolak karena kita tidak puas dengan jawaban dari Dia.
Tuhan memberikan pertolongan sesuai yang kita BUTUH bukan yang kita MAU.
Dia adalah Tuhan yang mencukupi, amin?

Terakhir...
Apa yang pada akhirnya terjadi jika kita terus menolak pertolongan Tuhan?
Kita akan mati (dalam cerita itu), tetapi mati yang ingin disampaikan adalah, "keputus asa-an".
Seberiman nya kita, sebagai manusia, kita tetaplah manusia...
Tetapi Tuhan tidaklah pernah meninggalkan kita, sebagaimanapun kita menolak-Nya
Dia selalu memberikan pertolongannya, berkali kali...Tetapi hanya terserah kitalah, sebagaimananya kita...

So guys...kenalilah suara-Nya.
Mulailah peka dengan telinga Imanmu...
Bukalah hatimu kepada sekitar.
Bacalah Alkitabmu dengan kehausan akan Firman-Nya
Siapa tau juga bahwa kamulah yang dipakai Tuhan untuk menolong sesamamu.

Amin...

By Rico Surjadi