Hidup se-ekor burung merpati...
Hidupnya bebas, terbang tinggi melayang di udara...
Kebebasan adalah segalanya bagi dia...
Namun suatu hari...
Ia pun jatuh...
jatuh terpelosok...
dan menghantam tanah...
Tak tahu berapa lama ia tertidur...
Terkapar...dan kesakitan...
Saat ia tersadar...
Yang ia rasakan hanyalah
...kesakitan...
Namun, tiba2 terdengar suara, suara yang nyaring sekali...
Se orang raksasa...yang buruk rupa...
Di matanya penuh dengan kesdihan...
Raksasa itu lalu mengangkat merpati, menanyakan bagaimanakah sayapnya yang patah itu?
Sayap yang telah terbalut...
NAMUN...merpatipun berontak!
Malam demi malam...
Bulan demi bulan...
Raksasa terus merawat sang merpati...
Mengobatinya....
Memberinya makan...
dan memperhatikannya, bak harta yang sangat berharga...
dan...merpatipun mulai berani percaya kepada raksasa si buruk rupa...
Lalu tibalah saatnya....
Sayap merpati sudah sembuh...
dan
Raksasa membawanya ke luar rumah...
Dimana matahari bersinar terang...Angin bertiup sepoy sepoy...
Seperti apa yang Merpati ingat...
Hanya 1 hal yang Raksasa dapat lakukan sekarang...
Ia mengangkat merpati tinggi tinggi...dan...
Melemparnya tinggi ke udara...
Merpatipun mengepakkan sayapnya!
Ia dapat terbang kembali!
Ceria kembali!
Menikmati hembusan angin di udara...
Terbang kian kemari...
Dengan senyuman dan air mata...
Raksasapun beranjak pergi meninggalkan tempat itu...
Masih berharap untuk Merpati datang menghampirinya...
Namun di perjalanan kembali...Ia terebah jatuh ke tanah...
Dengan mata berlinang air mata...dan senyuman yang hangat..
Puas dengan kebebasannya itu, Merpatipun mencari Raksasa yang buruk rupa.
Ia ingin sekali kembali kepadanya...
Dicarinya kesana, dan kesini...
Namun ia tidak menemukan...
Panik dan rasa takut kembali menghantuinya...
Terus ia mencari...namun tak menemukan...
Semakin tinggi..dan semakin tinggi ia terbang...
Sampai airmata berubah menjadi butir butir es...
Sejak saat itu...merpati masih mencari Sang raksasa buruk rupa itu...
Ia menjadi sangat terang, dan menghiasi langit bagian utara berharap raksasa dapat melihatnya siang dan malam...
dan salju..
.adalah air matanya...
Tak tahu berapa lama ia tertidur...
Terkapar...dan kesakitan...
Saat ia tersadar...
Yang ia rasakan hanyalah
...kesakitan...
...kepedihan hati...
...dan
ketakutan...
ketakutan...
Namun, tiba2 terdengar suara, suara yang nyaring sekali...
Se orang raksasa...yang buruk rupa...
Di matanya penuh dengan kesdihan...
Raksasa itu lalu mengangkat merpati, menanyakan bagaimanakah sayapnya yang patah itu?
Sayap yang telah terbalut...
NAMUN...merpatipun berontak!
...rasa takut menyeliputinya...
Hari demi hari...Raksasapun menaruhnya kembali ke dalam sangkar dengan lembut...
Berharap suatu hari nanti, merpati dapat kembali terbang...
Berharap...suatu hari nanti merpati dapat meraih kebahagiannya kembali...
Berharap suatu hari nanti, merpati dapat kembali terbang...
Berharap...suatu hari nanti merpati dapat meraih kebahagiannya kembali...
Malam demi malam...
Bulan demi bulan...
Raksasa terus merawat sang merpati...
Mengobatinya....
Memberinya makan...
dan memperhatikannya, bak harta yang sangat berharga...
dan...merpatipun mulai berani percaya kepada raksasa si buruk rupa...
Lalu tibalah saatnya....
Sayap merpati sudah sembuh...
dan
Raksasa membawanya ke luar rumah...
Dimana matahari bersinar terang...Angin bertiup sepoy sepoy...
Seperti apa yang Merpati ingat...
Hanya 1 hal yang Raksasa dapat lakukan sekarang...
Ia mengangkat merpati tinggi tinggi...dan...
Melemparnya tinggi ke udara...
Merpatipun mengepakkan sayapnya!
Ia dapat terbang kembali!
Ceria kembali!
Menikmati hembusan angin di udara...
Terbang kian kemari...
Dengan senyuman dan air mata...
Raksasapun beranjak pergi meninggalkan tempat itu...
Masih berharap untuk Merpati datang menghampirinya...
Namun di perjalanan kembali...Ia terebah jatuh ke tanah...
Dengan mata berlinang air mata...dan senyuman yang hangat..
...Ia pergi dari dunia ini...
Puas dengan kebebasannya itu, Merpatipun mencari Raksasa yang buruk rupa.
Ia ingin sekali kembali kepadanya...
Dicarinya kesana, dan kesini...
Namun ia tidak menemukan...
Panik dan rasa takut kembali menghantuinya...
Terus ia mencari...namun tak menemukan...
Semakin tinggi..dan semakin tinggi ia terbang...
Sampai airmata berubah menjadi butir butir es...
Sejak saat itu...merpati masih mencari Sang raksasa buruk rupa itu...
Ia menjadi sangat terang, dan menghiasi langit bagian utara berharap raksasa dapat melihatnya siang dan malam...
dan salju..
.adalah air matanya...
~The End~
